Sunday, March 6, 2016

Jiwa yang retak

Rabu, 15 Juni 2016

Ada masa dimana dunia yang kita pijak terasa hambar. Sulit untuk dipahami bahwa begini adanya. Kemudian kita tak mampu atau tak kuasa menghadapinya. Bukan soal rasa dalam diri yang terkadang juga tak menentu. Akan tetapi bagaimana menerima sesuatu yang tak bisa kita rasa.
Jiwa yang retak adalah satu gejala menjadi dewasa. Di sana sini mungkin terluka. Hanya rasa percaya pada semesta alam yang mampu mengobati dan merapikan yang berserak.
Suatu jiwa akan kembali utuh dan mampu merasakan pijakan dunia yang tak selalu bergerak searah harapan. Namun ada kalanya kebahagiaan yang murni akan tercapai.

Monday, February 29, 2016

Good Friend Great Memories

Monday, Feb 29 2016

Tulisan pertama di tahun ini setelah sekian lama membiarkan blog tidak tersentuh. Menulis selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Sekarang aku sudah bekerja di salah satu perusahaan di Ibukota tercinta. Perusahaan tempatku bekerja bergerak di bidang marketing research. Kalo disuruh ngejelasin apa itu marketing research, untuk sementara ini belum tau banyak. Masih newbie di bidang ini jadi masih banyak yang harus dipelajari dari dasar. Let's me explain this a little bit, jadi kerjaanku itu tentang mengerjakan sebuah riset atau project mulai dari awal sampai akhir. Riset yang dilakukan kebanyakan mengenai produk atau jasa suatu perusahaan tertentu. Selama beberapa bulan aku berada di perusahaan ini banyak hal baru yang aku temui. Dan inilah dunia kerja yang sesungguhnya. aku menemukan diriku tidak lagi sendiri dalam menjalankan sesuatu. aku tidak bisa berjalan sendiri. aku adalah bagian kecil dari sebuah tim kecil dan perusahaan yang besar. Terkadang aku merasa kecil dia antara sesuatu yang besar tapi di situ aku menemukan diriku. Bahwa aku diterima dalam lingkungan yang asing.

And then the happiest part being a member of company group is to meet new friends.
Ketika pertama datang betapa gugupnya harus menyapa orang-orang baru dan memperkenalkan diri siapa diriku. But it happen spontaniously. I could handle it well and I felt to be accepted in this group informally. So I had a wonderful journey in this company. Great moment was happened in a small talk eveyday.

But I have to more learning and don't be lazy. Remember 'bout dreams and the planning.

Btw, kantorku ada di Jakarta Timur, gedungnya di deket arion mall jadi tiap sore ketika suntuk mengerjakan project sering cuci mata or just window shopping. The name of company like the one of the planets in Galaksi Bimasakti. But I like it.


Saturday, December 19, 2015

After a Long Journey

Finally after a long journey, I've found a profesional job. When I knew that I was accepted in that company, I felt so excited. Like this is real for me.

Wednesday, November 11, 2015

Two Interview in One Day

Kemarin, senin 9 November 2015 ceritanya aku memenuhi panggilan wawancara di dua perusahaan yang udah dijadwalin sama hrd. Interview pagi sama siang di dua tempat yang berjauhan. Walaupun dua2nya ada di Ibukota tercinta kita yakni Jakarta.
Sebagai anak rantau yang tak tahu hiruk pikuk dan centang perentangnya ibukota sudah pasti aku mulai jauh jauh hari browsing kedua lokasi yang akan ditempuh demi sebuah pekerjaan.

Saturday, November 7, 2015

Sebutlah Jobseeker

Apa yang kau cari setelah lulus kuliah?
Pertanyaan itu terbersit dalam kegalauanku setelah beberapa bulan pencarian kerja yang cukup melelahkan hati dan pikiran. Bagaimana tidak? Sulit untuk memaksa diri untuk tidak mengeluh. Telah berulang kali berucap dalam lisan ataupun dalam hati bahwa semua akan berlalu dan hal baik akan datang. Proses ini perlu dilalui dan dihadapi. Mengeluh dan putus asa hanya akan membuat proses ini semakin berat dan sulit.
Semua orang memberi saran, kekuatan, dan doa. Bahwa aku harus berusaha semaksimal mungkin dan Tuhan akan membawa kebaikan pada waktu yang tepat.
Lalu setelah sekian lama dari hari bahagia kelulusanku muncul pertanyaan seperti di atas? Apa yang aku cari? Seperti mudah ditemukan jawabannya. Ya, dari judulnya saja sudah tertebak. Jawaban mudahnya adalah sebuah pekerjaan yang memberikan rutinitas. Tapi lebih dari itu, aku membutuhkan jawaban yang lebih besar pada diriku sendiri.
Apa yang aku inginkan? Hanya sebuah pekerjaan? Apakah sesederhana itu?
Tentu saja tidak. Ada banyak hal yang membutuhkan jawaban.
Kata orang, bersabarlah! Maka engkau akan sampai pada apa yang kamu cari. Iya, sebuah penghiburan pada hati dan pikiran.
Teruslah berusaha menemukan apa yang dicari sehingga akan sampai pada jawaban yang memberikan kebahagiaan.
Hidup tidak mudah tapi bukan berarti tidak bisa dilalui.
Ini bukan cobaan nan tak tertanggungkan. Hahaha.
Hanya sebuah proses yang menjadikan manusia mendewasakan diri. Semoga pada akhirnya semua proses ini mendewasakanku.
Pun jika apa yang dicari telah diketemukan maka itu hanya sebuah awal dari perjalanan panjang menjadi orang dewasa yang mandiri.
Semangat semangat semangat jobseeker.

Monday, November 2, 2015

Visit Museum Nasional

Bahagia. Satu kata yang terdengar biasa saja tapi sungguh luar biasa jika dirasakan oleh manusia yang telah lama kosong jiwanya. Kenapa begitu? Bahagia tak terlihat oleh kasat mata. Adanya di dalam diri manusia yang senantiasa mencari. Kebahagiaan tidak datang sendiri, ada tindakan yang harus dibuat untuk sampai pada satu titik keadaan.
Lalu pada hari minggu yang cerah, aku dan temenku merencanakan acara jalan-jalan ke museum. Ya museum yang berisi barang antik. Kaya kita berdua yang tetep antik karena belum juga punya pasangan untuk diajak jalan bareng ke museum. Pilihan kami jatuh pada sebuah tempat di tengah kota Jakarta yakni museum nasional. Letaknya di Jalan Merdeka Barat Jakarta Pusat. Lokasinya deket monas terus di depannya ada halte busway monas.

Thursday, September 24, 2015

Imaji Penderitaan

Jika kita pernah merasa bahagia maka sebaliknya penderitaan akan senantiasa ada di sisi kebahagiaan itu sendiri. Jika pengandaian tentang imaji kebahagiaan benar-benar ada maka imaji penderitaan pun menyertainya. Tak terpisahkan. Sulit untuk dipahami mengapa begitu adanya? Seperti oposisi biner tentang sesuatu yang berlawanan namun selalu ada keberadaannya. Imaji adalah sesuatu yang dibayangkan dan melekat pada pikiran. Sedangkan kebahagiaan dan penderitaan adalah oposisi biner. Takkan ada kebahagiaan tanpa adanya penderitaan. Keduanya melekat dalam setiap langkah hidup manusia. Sebenarnya keduanya tidak selalu dapat dirasakan kehadirannya. Imajiner. Tak terlihat, halus. Ya tak kasat mata oleh indra.